10 Toko Online di Dunia

1. Amazon
Amazon adalah marketplaces terbesar saat ini. Ada berbagai macam produk untuk semua kategori. Ini memungkinkan bagi kita untuk mengatur toko dan produk kita sendiri. Amazon juga menawarkan Fulfillment, yang membuka program Prime Rewards dan gratis biaya pengiriman untuk produk pihak ketiga. Amazon menawarkan beberapa paket bulanan untuk merchants dan biaya komisi hingga 25 persen, tergantung pada kategori.
2. eBay
eBay memiliki 84 juta unique visitor (UV). Disini tidak ada penjualan pihak pertama. Semua transaksi masuk melaui eBay sebagai penengah/perantara. Terdapat pilihan “Buy it now” atau dengan cara lelang. Kita bisa bisa membuat akun seller di eBay dengan mudah dengan berbagai produk dan kategori.
3. Walmart
Walmart memiliki 57 juta unique visitor (UV). Walmart juga memiliki marketplaces pihak ketiga. Tapi saat ini masih terbatas kurang dari 12 online retailers resmi, termasuk eBags, Tool King, and Wayfair. Oleh karena itu, Walmart ini bukanlah marketpalces yang terbuka.
4. BestBuy
BestBuy memiliki 22 juta unique visitor (UV). Ini merupakan pendatang baru di marketplaces. BestBuy membutuhkan otorisasi dan tidak terlalu banyak menawarkan rincian program untuk umum. Sebagian besar produk di BestBuy adalah barang-barang elektronik yang tidak tersedia di toko-toko.
5. Sears
Sears memiliki 21 juta unique visitor (UV). Ini merupakan tiruan dari Amazon. Sears adalah penjual pihak pertama dengan toko marketplaces. Sears memiliki banyak produk, kategori, dan juga terdapat banyak penjual. Sears menawarkan biaya paket bulanan untuk merchants, dengan rata-rata komisi antara 7 hingga 20 persen. Sama seperti Amazon, Sears juga menawarkan rewards kepada pelanggan.
6. Newegg
Newegg memiliki 3.4 juta unique visitor (UV). Newegg adalah marketplaces yang menyediakan barang-barang elektronik dan komputer. Untuk berjualan disini membutuhkan persetujuan. Komisi yang diberikan adalah 8 hingga 14 persen. Banyak penjual mengatakan sukses berjualan disini, ini mungkin karena persaingan dalam niche produk ini jauh lebih rendah daripada marketplaces besar lainnya.
7. Rakuten
Rakuten memiliki 1.5 juta unique visitor (UV). Rakuten (sebelumnya Buy.com) adalah perusahaan ecommerce terbesar di Jepang. Disini penjual bisa menyesuaikan toko dan halaman produk mereka sendiri. Rakuten menawarkan reward point 1 persen untuk setiap pembelian. Biaya paket bulanan mulai dari $33/bulan dengan komisi 8 hingga 15 persen. Selain itu, penjual bisa membuat produk yang tersedia untuk pasar Jepang tanpa biaya tambahan
 8. Taobao
Taobao adalah situs Cina untuk belanja online mirip dengan eBay, Amazon dan Rakuten yang dioperasikan di China oleh Alibaba Group.
Didirikan oleh Alibaba Group pada 10 Mei 2003, Taobao Marketplace memfasilitasi Costumer to Costumer (C2C) ritel dengan menyediakan platform untuk usaha kecil dan pengusaha individu untuk membuka toko online yang terutama melayani konsumen di Cina seperti (Daratan Cina, Hong Kong, Macau dan Taiwan) dan juga di luar negeri. Dengan sekitar 760 juta daftar produk pada Maret 2013, Taobao Marketplace adalah salah satu dari 10 situs web yang paling banyak dikunjungi di dunia menurut Alexa.
9. Tmall
 Tmall.com yang sebelumnya adalah Taobao Mall, adalah situs berbahasa Cina yang menjalankan bisnis toko online ecommerce Business to Customer (B2C) ritel online, Tmall juga sama seperti Taobao yang dioperasikan di China oleh Alibaba Group. Ini adalah platform untuk bisnis di Cina dan internasional untuk menjual barang untuk konsumen di daratan Cina, Hong Kong, Macau dan Taiwan.
Pada bulan November 2010, Taobao Mall meluncurkan domain web independen bernama tmall.com, untuk membedakan listing oleh pedagang dari pedagang C2C Taobao. Sementara itu, menggebrak kampanye iklan US $30 juta untuk meningkatkan kesadaran merek di kalangan konsumen. Hal ini juga mengumumkan fokus ditingkatkan di vertikal produk dan perbaikan dalam pengalaman belanja.
10. Alibaba
Alibaba adalah sebuah perusahaan e-commerce asal China yang menyediakan layanan penjualan melalui portal web dengan metode Costumer to Customer, business to customer dan Business to Business. Alibaba juga menyediakan layanan pembayaran elektronik, mesin pencari belanja dan layanan komputasi awan data-centric. Kelompok ini dimulai pada tahun 1999 ketika Jack Ma mendirikan situs Alibaba.com, portal Business to Business untuk menghubungkan produsen Cina dengan pembeli di luar negeri. Pada tahun 2012, dua portal Alibaba menangani 1,1 triliun yuan ($170 miliar) dalam penjualan. Dan perlu Anda ketahui bahwa salah satu toko online terbaik di indonesia yaitu Lazada sudah di beli sahamnya oleh alibaba senilai $1 miliar atau sekitar Rp. 13.2 Triliun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Qoutes Novel Serendipity by Erisca Febriani

Apa Itu Email Marketing ?

Afiliasi